Sabtu, 22 Februari 2014

Sejarah Linux


BAB I
LINUX

1.1              Sejarah Linux
Berawal dari seorang mahasiswa tahun kedua Ilmu Komputer di Unioversity of Helnsky dan seorang hacker otodidak bernama Linus Torvards. Sejarah Sistem Operasi Linux dimulai sejak Linus berusia 21 tahun, pada saat itu ia sedang senang-senangnya bermain dengan komputer atau suka mengotak-ngatik komputer. Sejak itu ia mulai membuat sistem operasi Linux, dikarenakan Minx hanya untuk pengajaran sistem operasi kepada siswa dan melengkapi berbagai hal di Unix.

Unix adalah sistem operasi yang ketiga untuk CTSS, yang pertama oleh MULTICS. Tim programer yaitu Prof. Fernando J. Corboto berpusat di MIT, ia  menuliskan CTSS, sistem operasi yang pertama mendukung konsep time-sharing. Kemudian AT dan T mulai bekerja pada sistem operasi Multics tetapi harus meninggalkan proyek, karena mereka gagal memenuhi tenggang waktu. Ken Thompson, Dinnis Ritchie dan Brian Kernighan di Bells Labs, menggunakan ide-ide pada proyek Multics untuk mengembangkan versi pertama dari Unix.

Minix adalah sistem berbasis Unix yang dirilis oleh Andrew Tenenbaum. Pada tanggal 25 Agustus 1991, Torvalds mulai menulis Linux kernel. Linux sebelumnya tergantung pada ruang pengguna Minix tetapi dengan diperkenalkanya GNU GPL, pengembangan GNU bekerja kearah integrasi Linux dan komponen GNU.

Akhir tahun 1991 Linux diperkenalkan pada umum dan Linus telah membuat kode-kode Linux secara gratis dan mendorong penyebaran dan pengembangan Linux oleh orang lain. Pengembangan Linux semakin luas dan tersebar diseluruh dunia melalui internet dibawah pimpinan Linus. Perangkat aplikasi dalam distribusi Linux datang dari FSF dan proyek GNU. Proyek GNU adalah usaha untuk menulis sistem operasi portabel dan canggih yang menyerupai UNIX. Linux dibangun oleh Linus hanya berupa Kernel tanpa perangkat lunak dan perangkat lain pada sistem operasi Linux.       

1.2              Kelebihan Linux
-          Linux bersifat open source, terbuka dan bebas sehingga untuk mendapatkanya tidak memerlukan biaya (lisensee free) dapat diutak-atik.
-          Linux mudah dioperasikan
-          Lebih unggul dalam hal keamanan karena linux merupakan sistem operasi multiuser, sehingga jika menyerang user tertentu maka akan sulit untuk menyerang user lainya.
-          Linux memiliki resource yang lebih kecil jika dibandingkan dengan windows, sehingga cocok digunakan untuk PC yang spesifikasi ukuran kecil.
-          Linux dapat berjalan dengan dua mode
-          Linux lebih dtabil, sehingga jarang terjadi nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart ulang.
-          Mempunyai komonitas dipenjuru dunia

1.3              Kekurangan Linux
-          Banyak yang belum biasa menggunakan user Linux karena sudah biasa dengan user Windows
-          Instalasi Linux tidak semudah Windows
            -     Struktur direktori serta serta hak akses yang membingungkan, karena terbiasa dengan windows.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar